Monday, April 22, 2013

Anonymous: Si "Tanpa Identitas"

Seseorang tanpa nama tanpa identitas tanpa wajah, di dunia maya., ya, dia si Anonymous. Seseorang yang begitu aktif di dunia maya, tapi tidak diketahui siapa orang itu, darimana asalnya, seperti apa wajahnya, dan hanya bisa dilihat hasil tulisan atau karyanya saja. 

Saya kenal beberapa Anonymous. Teman di dunia maya, yang sudah sedikit akrab dan sangat akrab, tapi bahkan belum pernah bertatap muka secara langsung. Dia tahu saya, tahu dimana saya tinggal, tahu seperti apa wajah saya dan tahu lebih banyak hal tentang diri saya. Sedangkan saya, tidak tahu sama sekali tentang data asli si Anonymous :)) tidak adil yah? Adil saja sih sebenarnya. 

Tulisan ini muncul gara-gara mention-mention dan reply-reply dari mbak Dee. Salah satu si Anonymous :)). Ceritanya, mbak dee lagi iseng stalking profil saya, liat dari twitter, kemudian googling, nemu nama perusahaan tempat saya kerja, nemu data diri sampai tahu saya punya kakak yang kerja diluar negeri. Agak shock waktu mbak Dee bilang, abis stalking. Deg-deg'an >.< jangan-jangan nemu foto saya yang gak seharusnya di-upload (un-scarfing head :p). Pas nanya-nanya, ternyata abis stalking profil. Alhamdulillah cuma mbak Dee yang stalk. Coba yang stalking itu orang yang punya niatan jahat. Jaman sekarang, apa saja bisa dijadikan bahan untuk tipu menipu. Ya kan?
Dari situ, saya mulai berpikir. Yah, saya terlalu banyak share data pribadi di dunia maya. Yang bahkan orang tidak dikenalpun bisa tahu dari mana saya berasal. Jreng-jreeeeng... source dari fb --".

Terus terang, dari sejak keseringan main twitter, fb hanya saya jadikan alat untuk komunikasi sama kakak, dan beberapa teman lama yang memang masih pengguna aktif fb. Dulu settingan fb masih bisa private sekali. Bahkan foto profil'pun tidak akan terlihat jika belum jadi teman fb. Beberapa bulan ini, fb ada perubahan layout, dan seperti biasa saya tidak terlalu peduli. Saya masih berpikir kalau profil fb saya tetap private. Dan ternyata :| tidak lagi se-private dulu. Foto profil saya terpampang jelas :| bahkan settingan view as public pun, cover foto, profil picture serta komen foto terlihat jelas :| sungguh kecewa dengan Mark, kenapa bisa seperti itu settingannya?

Akhirnya, untuk menjaga data pribadi dan menjauhkan dari kemungkinan adanya orang iseng, semua data pribadi di profil fb, saya sembunyikan :)). Cukup komunikasi via status dan posting wall saja sudah cukup. Data pribadi, biar menjadi memory orang-orang yang memang benar-benar kenal saya.

Being anonymous, salut! Hebat sekali untuk person-person yang memang bisa menjadi anonymous. Tidak gampang. Saya sendiri tidak bisa untuk tidak share foto diri :)). Si Anonymous pertama yang saya kenal, dan konsisten sampai sekarang itu si Nico. Yang saya tahu, dia kuliah di Univ Negeri Solo, sudah lulus S1, dan sepertinya sekarang lanjut S2 di Univ Indonesia. Dia tinggal di Cibubur. That's it :)) hanya itu saja yang saya tahu.  Sampai sekarang, saya belum pernah tahu seperti apa wajah nico yang asli. Dulu pernah dia kasih lihat foto SMA, tapi, who knows? mungkin saja itu foto orang lain. Konsisten, dari jaman dulu sampai sekarang, masih bisa pake profile picture dan avatar Anonymous!

Anonymous kedua dan ketiga itu Mbak Fanny dan Mbak Dee. Mereka, Duo recapers KDrama. Hanya tahu blognya, mereka sudah menikah dan punya anak. Mbak Fanny tinggal di Bandung Barat, Mbak Dee tinggal di Bekasi. Cuma itu. Yah, cuma itu yang saya tahu. Hehe, pernah saya iseng googling nyari pakai nama seadanya. Gak ketemu :)) saking penasarannya yah :p Seperti apa mereka? Se-kocak apa mereka jika ngobrol secara langsung? apa sama seperti tweet-tweet mereka? Ah, aku penasaran dengan eonnideul... T.T

Yep. jadi anonymous itu sepertinya enak, dikenal tapi tak dikenal. XD

No comments:

Post a Comment